Menstruasi atau haid atau datang bulan adalah
perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan
dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Pada manusia,
hal ini biasanya terjadi setiap bulan antara usia remaja sampai menopouse. Pada wanita
siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari, Umumnya darah yang hilang akibat menstruasi adalah 10mL
hingga 80mL per hari tetapi biasanya dengan rata-rata 35mL per harinya.
Dismenorea atau yang lebih dikenal
dengan nyeri haid adalah keluhan yang sering dialami wanita pada bagian perut
bawah. Nyeri haid merupakan penyakit yang sudah cukup lama dikenal. Nyeri yang
dirasakan saat haid tidak hanya terjadi pada bagian perut bawah saja. Beberapa
remaja perempuan kerap merasakannya pada punggung bagian bawah, pinggang,
panggul otot paha atas hingga betis.
Rasa yang tidak nyaman ini
disebabkan oleh kontraksi otot perut yang intens saat mengeluarkan darah.
Kontraksi yang sangat intens ini kemudian menyebabkan otot menegang. Ketegangan
otot ini tidak hanya terjadi pada otot perut, tetapi juga otot-otot penunjang
otot perut yang terdapat di bagian punggung bawah, pinggang, panggul, paha
hingga betis. Gangguan nyeri haid ini sifatnya subyektif. Untuk mengurangi nyeri saat haid, ada beberapa hal yang
dapat dilakukan yaitu bias dengan beberapa makanan yang diketahui bisa
mengurangi keluhan akibat haid dan membuat tubuh lebih berenergi, yaitu :
1.
Beras merah
Tinggalkan untuk sementara nasi putih dan beralihlah pada nasi merah. Sebelum dan saat haid, muncul kenginnan yang besar untuk mengonsumsi gula dan karbohidrat sederhana. "Hal terbaik adalah mengonsumsi karbohidrat kompleks untuk menjaga level energi agar tetap stabil. Ada beberapa yang bisa Anda pilih, seperti oatmeal, kentang manis atau whole wheat pasta, dan beras merah bisa diandalkan," kata Marissa Lippert, seorang ahli gizi, seperti dikutip dari Fitness. Tidak hanya mengandung serat dan nasi merah merupakan sumber karbohidrat kompleks, yang bisa dicerna secara perlahan. Ini juga merupakan sumber magnesium yang sangat dibutuhkan tubuh saat haid.
2. Kacang-kacangan
Jadikan kacang-kacangan sebagai cemilan Anda saat haid. Bukan hanya baik bagi pencernaan tapi juga bisa menjaga kondisi emosi, yang cenderung tidak stabil saat haid. "Karbohidrat kompleks juga bisa meningkatkan produksi serotonin, zat kimia otak yang membuat perasaan Anda jadi lebih baik," kata Lippert.
3. Ubi jalar
Penelitian laboratorium menunjukkan bahwasanya
ubi jalar mengandung senyawa yang disebut diosgenin, yang dapat
dikonversi menjadi steroid yang berbeda, seperti estrogen sehingga mampu
menjadi terapi yang alami yang baik.
4.Susu atau yogurt
Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi 1.200 miligram kalsium per hari, nyeri haidnya berkurang hingga 30 persen. Ini dibandingkan mereka yang mengonsumsi 500 miligram kalsium. "Nutrisi yang paling dibutuhkan wanita untuk mengatasi pre menstruation syndrome adalah kalsium," ujar Lippert.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar